yang terlihat belum tentu melegakan, maka dari itu, kenalilah. Sama halnya kaya kaitan manusia dengan budayanya, kadang terasa begitu asing, tapi ketika sudah dikulik lebih jauh lagi, itu akan menjadi sangat asik.
Ngobrolin Manusia
Manusia ya, hum kalo bicarain perkara manusia pasti ga akan ada ujungnya deh. Tau ga kenapa?, ya gitu variatif sekali. Setiap manusia pasti dateng dari cerita perjalanan masa lalunya masing-masing. Ada yang ngalamin kekecewaan berat, atau bahkan ada yang seneng-seneng aja. Kendati demikian, pasti seorang manusia berharap dimasa yang akan datang bakal jadi jauh lebih baik. Pada dasarnya manusia sudah mempunyai kodrat untuk saling membutuhkan satu sama lainnya, ya karena manusia adalah makhluk sosial, gabisa yang namanya idup sendiri. Se introvert introvertnya manusia, pasti dia butuh manusia lain untuk jadi tempat bersandarnya kala suka dan duka. Normalnya manusia itu ada 2 gender. Namun kalau dikulik lagi, sebenernya secara terang-terangan ada yang namanya binary gender dan waria yang sudah tersebar luas diberbagai negara. Selama tidak ada penyelewengan antar manusia, apapun itu gendernya gajadi masalah dan sah-sah aja untuk kelangsungan hidup. Selain gender, bahkan manusia punya banyak suku, agama, ras dan kepribadian yang sudah mendarah daging dari keluarga dan akhirnya terciptalah sebuah identitas diri yang harus dijaga sampai mati. Dilansir dari liputan6.com ada yang mengungkapkan pendapat tentang manusia, begini katanya :
"Tidak ada ciptaan Tuhan di dunia ini, yag berbudaya kecuali manusia." kata Muhadjir dalam sambutannya di Rakerkesnas 2020 di Kemayoran, Jakarta, ditulis Kamis (20/2/2020).
Muhadjir mengatakan, karena memiliki akal, maka manusia memiliki sebuah dunianya sendiri yang disebut mikrokosmos atau sering disebut jagat cilik atau alam kesadaran. Sementara, di luar manusia, terdapat alam raya atau sering disebut jagat gede atau makrokosmos.
Namun, meski namanya mikrokosmos, Muhadjir mengatakan alam diri manusia adalah suatu hal yang sangat luas dan tidak bisa dibayangkan ukurannya.
Akibat dari banyaknya kevariatifan manusia, dari situlah keunikan beserta sifat aslinya mulai dapat terlihat. Manusia itu hebat, keren, dan tangguh loh. Coba deh tebak kenapa, ya bayangkan aja dari dulu sampai sekarang seringkali manusia ditimpal banyak pertanyaan yang sebenarnya itu sangat menyinggung perasaan, ga sesuai keadaan dan tempat serta terkesan memaksa. Contohnya kaya gini, dapet nilai berapa di sekolahnya?, lanjut kuliah ga nih?, udah dapet kerja dimana?, dapet penghasilan berapa setiap bulannya?, udah umur segini, gamau cari calon?. Cape bukan kalau ditiap harinya dapet asupan kaya gitu terus, tapi beruntungnya manusia punya mantranya sendiri untuk menghadapi itu semua, meskipun tetap yang ada didalam hatinya adalah kesedihan dan banyak tanda tanya besar. Satu hal lagi mengenai manusia, terkadang manusia gampang untuk menjadi perasa, gampang untuk memberikan sinyal namun berat untuk menjadi peka dan melupakan.
Dihadapkan Kebudayaan
Menurutku kebudayaan adalah suatu tradisi atau bahkan sebagai pelengkap identitas dari suatu negara. Bahkan gini deh gacuma dari suatu negara aja, tapi terkadang dari setiap desa satu sama desa yang lainnya pasti punya kebudayaannya sendiri. Kebudayaan itu sangat banyak juga lingkupnya. dari mulai adat istiadat, tarian, berlagsungnya sebuah acara tertentu, maraknya teknologi yang berdatangan di era modern, baju yang dipakai, bahkan makanan dan lain sebagainya.
Dikutip dari media gugel, menurut R. Linton, budaya merupakan keseluruhan dari sikap&pola perilaku serta pengetahuan yang merupakan suatu kebiasaan yang diwariskan & dimiliki oleh suatu anggota masyarakat tertentu. Sedangkan menurut Edward T. Hall budaya adalah komunikasi dan komunikasi adalah budaya.
Keterkaitan antara Manusia dan Kebudayannya
Sebenarnya antara manusia dan kebudayaan itu sangat erat sakali kaitannya, dan bisa dibilang, manusia dan budaya itu gabisa jauh-jauh karena keduanya amat sangat saling membutuhkan. Ibarat kaya makan baso tapi gada garemnya, hambar banget kan?, nah gitu, sama halnya kaya manusia tanpa kebudayaannya begitupun sebaliknya, ya rasanya aneh dan kurang pas aja gitu identitas dikehidupannya. Skema kecil perannya kaya gini nih, jadi budaya adalah sesuatu yang sudah tumbuh di suatu daerah dengan beragam jenisnya. Nah kalo manusia itu adalah makhluk sosial yang membutuhkan identitas layak lebih dari sebuah nama. Maka dari itu, dengan adanya budaya, seorang manusia akan terasa terlengkapi identitasnya. Dengan sudah terasa terlengkapinya, manusia pun harus ikut serta dalam melestarikan dan menjaga budaya yang sudah ada agar tidak punah diterpa globalisasi dan kecanggihan zaman.
Terkadang untuk melestarikan budaya dikalangan milenial hanyalah sebatas sebuah dusta dari omongan semata. Hayo kenapaa cobaa?, karena raganya manusia, terutama dari kalangan milenial pasti cepet banget bergejolaknya untuk mau mengikuti trend yang sedang booming. Karena aku sendiri merasakannya, betapa sulit untuk menahan agar tidak mengikuti alur trend yang sedang berkembang. Mungkin contoh kecilnya kaya gini, biasanya tepat pada 21 april jatuh pada perayaan kartini, ditiap-tiap sekolah kadang ada yang mengadakan perayaannya. Umumnya pasti yang perempuan akan memakai kebaya dan yang laki-laki memakai baju koko. Nah, karena seiring berkembangnya zaman, kebaya yang tadinya kental dengan corak nuansa budaya, lambat laun tergantikan dengan model modern yang tidak memiliki makna apapun. Sayang sekali kan, hal yang simple aja bisa cepat tergantikan, gimana yang lebih besar dari itu?
Dengan begitu maraknya sebuah trend yang sudah tersebar. Ada baiknya didalam diri manusia bisa tertanam rasa cinta pada budayanya. Iya ngerti banget pasti susah, tapi harus dicoba mulai dari sekarang pelan-pelan. Kalo ada niat pasti bakalan teriringi sama usaha yang udah dilakuin. Kita sebagai manusia juga harus bisa memfilter sebuah trend budaya, jangan sampai ketika mengikuti trend malah jadinya jatuh ke arah yang negatif. Semoga kebudayaan yang sudah ada bisa tetap lestari dan hidup berada ditangan manusia yang sebenanya memegang peran penting didalamnya.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar